nirunnirun

Kue_Karah_dan_Bungong_Kaye_Dari_Aceh

Kue_Karah_dan_Bungong_Kaye_Dari_Aceh

Kue_Karah_dan_Bungong_Kaye_Dari_AcehBila ke Aceh, jangan lupa bawa oleh-oleh ini.. Kue karah dan Bungong Kaye. Kenapa? Karena rasanya yang enak dan tentunya sehat.
Kue Karah terbuat dari tepung beras sebagai bahan utamanya. Selain tepung beras juga ada tepung kanji, gula, garam, dan air sebagai bahan tambahan.

Untuk mendapatkan tepung beras, masyarakat Aceh memakai Jingkih sebagai alat penumbuk yang pernah dibahas sebelumnya, bila tepung berasnya sudah jadi maka bahan tambahan tadi di campur lalu di aduk-aduk.
Setelah itu persiapan masaknya dimulai, disinilah letak keunikan kue Karah ini, pembuatannya mengunakan tempurung kelapa sebagai salah satu media masaknya, bahan adonan yang sudah kalis di tuangkan kedalam tempurung lalu tempurung diketuk perlahan sambil di goyang-goyangkan, hingga adonan menyerupai sangkar, jika sudah matang lipat hasil gorengan perlahan hingga menyerupai bulan sabit.
Kue dari tepung beras ini mengandung energi yang cukup tinggi loh, belum lagi ada protein, kalsium, fosfor dan vitamin.
Nah kue Bungong Kaye seperti apa cara membuatnya? Berbeda dari kue karah, kue ini tidak terbuat dari tepung beras putih melainkan tepung beras ketan, selain itu ada tepung kanji, telur, gula dan pewarna makanan.
Campurkan satu persatu bahannya, sambil di uleni agar mudah menyatu, nah..adonan yang sudah jadi dipisahkan sedikit untuk di campur dengan pewarna, supaya bentuk warna kuenya nanti semakin cantik.
Kue_Karah_dan_Bungong_Kaye_Dari_AcehBentuk adonan kecil-kecil seperti putik bunga, sambil di beri sedikit adonan yang berwarna tadi, sehingga rupa kue sama seperti namanya, Bungong Kaye yang berarti Bunga kayu. Setelah itu goreng dalam minyak yang panas sampai dua kali agar hasil menjadi mekar, seterusnya bila sudah kelar lumuri kue dengan air gula yang telah dimasak sebelumnya.
Oleh masyarakat Aceh, kue Bungong Kaye dan kue Karah ini kerap hadir untuk dijadikan sebagai bahan makan pelengkap upacara tradisional, sehingga kue ini cukup terkenal, bila datang ke Aceh bagus juga lho untuk jadi bahan cemilan saat bersantai mengelilingi provinsi serambi mekkah itu atau membawa pulang kerumah untuk jadi oleh-oleh bagi keluarga
Posted by jasika lear, Published at 20.38

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Copyright © NIRUNNIRUN >